PLN Bali Timur Kawal Terang Natal 2025, 19 Gereja Jadi Prioritas Pengamanan Listrik
Jumat, 26 Desember 2025
Foto : Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari (kanan) saat hadir di Gereja Katolik Santa Sisilia Klungkung untuk memastikan kelistrikan stabil.
GIANYAR, DEWATA6 - Untuk memastikan perayaan Natal 2025 berlangsung khidmat dan lancar, PT PLN (Persero) UP3 Bali Timur menerapkan siaga khusus pengamanan listrik di 19 gereja yang tersebar di wilayah Bali Timur. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik andal selama momen ibadah umat Kristiani.
Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, menegaskan bahwa keandalan listrik di tempat ibadah menjadi fokus utama selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, listrik yang stabil merupakan bagian penting dalam mendukung kekhusyukan ibadah dan kenyamanan jemaat.
“Kami memastikan setiap gereja mendapatkan suplai listrik tanpa gangguan. Gereja Katolik St. Maria Ratu Rosari Gianyar hingga Gereja Katolik Santa Sisilia Klungkung menjadi bagian dari titik prioritas pengamanan kami,” ujar Imadya.
Sebanyak 19 gereja masuk dalam daftar titik siaga strategis dengan sebaran wilayah sebagai berikut:
Gianyar: 9 gereja
Klungkung: 5 gereja
Karangasem: 4 gereja
Bangli: 1 gereja
Seluruh lokasi tersebut telah melalui pemeriksaan menyeluruh, mulai dari jaringan distribusi hingga kesiapan peralatan pendukung, guna memastikan infrastruktur dalam kondisi optimal sebelum dan selama perayaan Natal.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, PLN UP3 Bali Timur menyiapkan dukungan teknis lengkap, antara lain:
Tim Gerak Cepat dari 5 Posko Siaga Distribusi di tingkat UP3 dan ULP yang siap merespons laporan prioritas gereja.
Peralatan cadangan, meliputi 9 unit genset, 9 Unit Gardu Bergerak (UGB), serta 2 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) yang disiagakan sebagai sumber listrik alternatif.
Armada operasional berupa 29 unit mobil dan 7 sepeda motor yang beroperasi selama 24 jam untuk mempercepat penanganan gangguan.
Selain kesiapan teknis, PLN juga menjalin koordinasi aktif dengan pengurus gereja guna memastikan jalur komunikasi darurat berjalan efektif. Pendekatan ini dilakukan agar setiap potensi kendala dapat ditangani secara cepat dan tepat.
“Kami ingin umat dan panitia Natal bisa beribadah dengan tenang. Urusan listrik biarlah menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya,” tambah Imadya.
Dengan kesiapsiagaan menyeluruh tersebut, PLN UP3 Bali Timur hadir sebagai penjaga terang, mengawal kekhidmatan dan kebahagiaan perayaan Natal 2025 di wilayah Bali Timur.
Berita Terkini
Terpopuler
Kisah Mengharukan Cok Agusnawa, Bukakan Pintu Rumah untuk Puluhan Anak Kurang Mampu Selama 20 Tahun
32 Tahun Mengabdi sebagai Guru, I Dewa Putu Gde Sadia Siap Mengabdi sebagai Calon Perbekel Tulikup
Anjasmara Asmaradana Prasetya Resmi Membuka Yoga Teacher Training Shantisena AGP Angkatan Baru 2026
Berita Terkait